Jumat, 15 Februari 2013

Roy Suryo Kantongi Surat Penyelesaian Konfilk Dari FIFA

Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryomengaku sudah mengantongi surat dari FIFA. Dikatakan oleh Roy Suryo jika surat dari FIFA tersebut berisi langkah-langkah yang bisa dilakukan Kemenpora untuk menyelesaikan kisruh sepakbola nasional.

"Surat langsung dari Blatter (Presiden FIFA) sudah saya pegang, tetapi isinya belum bisa diumumkan sekarang," ucap Roy Suryo usai penandatangan Deklarasi "Gerakan Daulat Bersepada" di Yogyakarta, Sabtu (16/2) seperti dilansir Antara.

Dalam surat tersebut, dijelaskan Menpora jika pemerintah diharapkan turut serta dalam penyelesaian polemik persepakbolaan nasional dan bukan dikatakan sebuah intervensi.

"Maka, kita akan bahas dulu di kalangan internal. Setelah itu baru dibicarakan dengan PSSI maupun KPSI (Komite Penyelamatan Sepak Bola Indonesia) dan diumumkan secara resmi langkah pemerintah," Roy Suryo menambahkan.

Rencananya, kata dia, isi surat dari Presiden FIFA Sepp Blatter itu akan diumumkan Senin pekan depan. Dengan adanya surat ini diharapkan proses penyelesaian polemik persepakbolaan nasional bisa tuntas sesuai dengan jadwal.

Ditanya sampai kapan batas waktu penyelesaian polemik berdasarkan surat baru dari FIFA per Kamis (14/2), politikus Partai Demokrat ini mengaku tidak ada perubahan. Batas akhir penyelesaian polemik tetap 20 Maret mendatang.

"Maka, kita harus bergerak cepat. Kami akan terus melakukan komunikasi baik dengan semua pihak yang terkait dengan masalah ini," kata lulusan Fisipol UGM itu.

Sementara untuk keberadaan Badan Tim Nasional (BTN), Roy Suryo belum bisa menjelaskan dengan detail. Hanya saja pria asal Yogyakarta itu menegaskan jika timnas perlu ditangani secara khusus agar semua pemain terbaik yang ada saat ini bisa terakomodasi.

"Apa pun namanya yang penting sepak bola Indonesia bersatu dan bisa membangun timnas yang kuat," kata pengganti Andi Mallarangeng itu.

Jika polemik persepakbolaan nasional tidak bisa diselesaikan tepat waktu maka Indonesia terancam sanksi tegas dari FIFA berupa pembekuan. Dampaknya Timnas tidak bisa berpartisipasi pada kegiatan di dunia internasional

0 komentar:

Posting Komentar