• MIAMI HEAT

    Labron James, Dwyane Wade, Chris Bosh.

  • XII TKJ SMK Negeri 3 Balikpapan

    Kami Adalah Sebuah Keluarga

  • Malaga

Jumat, 15 Februari 2013

Lorenzo: Marquez Bisa Rebut Gelar Dunia MotoGP

Bola.net - Jorge Lorenzo mengaku Yamaha YZR-M1 terbaru miliknya merupakan motor yang lebih baik ketimbang musim lalu. Menurutnya, motor tersebut memiliki sistem pengereman yang sangat baik, meski hanya berada di posisi kedua selama tiga hari uji coba di Malaysia, 5-7 Februari lalu.

"Selama uji coba, Dani Pedrosa mencatatkan waktu yang sangat baik. Ia juga telah memiliki setup motor yang cocok dan siap menghadapi musim ini," ujarnya. "Motor kami sendiri lebih baik daripada musim lalu. Kami sangat kuat dalam pengereman, namun masih harus meningkatkan akselerasi."

Ditanya soal performa rookie Repsol Honda, Marc Marquez yang mengesankan selama uji coba, Lorenzo mengaku tak terkejut lagi. Bahkan juara dunia MotoGP 2012 itu berpendapat Marquez bisa merebut gelar dunia musim ini.

"Saya tak terkejut atas kecepatannya. Semua orang yang memahami dunia balap pasti tahu Marc merupakan pebalap hebat dan bisa sukses di MotoGP. Ia sudah melaju cepat sejak pertama kali mengendarai Honda. Ia bisa bertarung meraih gelar dunia dan telah membuktikannya saat uji coba," pungkas Lorenzo.

Lorenzo Akui Hubungannya dengan Rossi Telah Membaik

Bola.net - Pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzomenyatakan hubungannya dengan Valentino Rossi kini telah membaik. Keduanya memang terkenal tak akur ketika bertandem di MotoGP 2008-2010.

Pada akhir 2010, Rossi memutuskan hijrah ke Ducati, namun ia gagal meraih satupun kemenangan selama dua musim terakhir. Musim ini, ia kembali ke Yamaha dan lagi-lagi menjadi rekan setim Lorenzo.

"Hubungan kami kini lebih baik karena kami usia kami sudah bertambah. Ketika pertama kali datang ke Yamaha, saya masih berusia 20 tahun dan bisa dikatakan saya masih anak-anak. Saat itu kami melihat segala hal dengan sudut pandang berbeda," aku Lorenzo.

Pebalap berjuluk Por Fuera itupun menegaskan dirinya dan Rossi akan bekerja sama dengan baik untuk meraih banyak kemenangan musim ini.

"Kami masih kompetitif. Kami juga ingin menang. Namun kami akan bekerja sama menuju ke arah yang sama, jadi kami akan meraih keuntungan dari hal tersebut," pungkasnya.  

Marquez Kaget Bisa Saingi Para Penguasa MotoGP

Bola.net - Pada tiga hari uji coba pramusim MotoGP 2013 di Sirkuit Sepang, Malaysia 5-7 Februari lalu rookie Repsol Honda, Marc Marquezberhasil menempel ketat 'penguasa' MotoGP, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

Pebalap Spanyol itu mencatatkan waktu tercepat ketiga pada dua hari pertama dan berada di posisi keempat pada hari terakhir. Meski raihan ini fantastis bagi seorang rookie, Marquez tetap terkejut bisa menyaingi waktu Lorenzo, Pedrosa dan juga Valentino Rossi.

"Saya tak menyangka bisa selevel dengan Dani, Vale dan Jorge," aku Marquez. "Kini catatan waktu kini tidak penting, karena mereka menjajal segala hal. Namun memang lebih baik berada di depan daripada menderita di posisi belakang."

Marquez juga menyatakan belum bisa mengeluarkan potensi terbesar motor Honda RC213V miliknya. Ia mengaku hal tersebut dikarenakan gaya balap yang belum beradaptasi dengan karakter motornya.

"Saya merasa sangat nyaman, bahkan lebih nyaman daripada perkiraan saya. Namun saya belum mencapai potensi terbesar dari motor kami. Di beberapa tikungan, saya bisa bermain-main dengan posisi tubuh saya, namun saya masih harus beradaptasi. Pada uji coba berikutnya saya akan berusaha menyesuaikan motor dengan gaya balap saya," pungkasnya.

Roy Suryo Kantongi Surat Penyelesaian Konfilk Dari FIFA

Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryomengaku sudah mengantongi surat dari FIFA. Dikatakan oleh Roy Suryo jika surat dari FIFA tersebut berisi langkah-langkah yang bisa dilakukan Kemenpora untuk menyelesaikan kisruh sepakbola nasional.

"Surat langsung dari Blatter (Presiden FIFA) sudah saya pegang, tetapi isinya belum bisa diumumkan sekarang," ucap Roy Suryo usai penandatangan Deklarasi "Gerakan Daulat Bersepada" di Yogyakarta, Sabtu (16/2) seperti dilansir Antara.

Dalam surat tersebut, dijelaskan Menpora jika pemerintah diharapkan turut serta dalam penyelesaian polemik persepakbolaan nasional dan bukan dikatakan sebuah intervensi.

"Maka, kita akan bahas dulu di kalangan internal. Setelah itu baru dibicarakan dengan PSSI maupun KPSI (Komite Penyelamatan Sepak Bola Indonesia) dan diumumkan secara resmi langkah pemerintah," Roy Suryo menambahkan.

Rencananya, kata dia, isi surat dari Presiden FIFA Sepp Blatter itu akan diumumkan Senin pekan depan. Dengan adanya surat ini diharapkan proses penyelesaian polemik persepakbolaan nasional bisa tuntas sesuai dengan jadwal.

Ditanya sampai kapan batas waktu penyelesaian polemik berdasarkan surat baru dari FIFA per Kamis (14/2), politikus Partai Demokrat ini mengaku tidak ada perubahan. Batas akhir penyelesaian polemik tetap 20 Maret mendatang.

"Maka, kita harus bergerak cepat. Kami akan terus melakukan komunikasi baik dengan semua pihak yang terkait dengan masalah ini," kata lulusan Fisipol UGM itu.

Sementara untuk keberadaan Badan Tim Nasional (BTN), Roy Suryo belum bisa menjelaskan dengan detail. Hanya saja pria asal Yogyakarta itu menegaskan jika timnas perlu ditangani secara khusus agar semua pemain terbaik yang ada saat ini bisa terakomodasi.

"Apa pun namanya yang penting sepak bola Indonesia bersatu dan bisa membangun timnas yang kuat," kata pengganti Andi Mallarangeng itu.

Jika polemik persepakbolaan nasional tidak bisa diselesaikan tepat waktu maka Indonesia terancam sanksi tegas dari FIFA berupa pembekuan. Dampaknya Timnas tidak bisa berpartisipasi pada kegiatan di dunia internasional

"Malaga Cuma Jadi Kambing Hitam UEFA"

Bola.net - Joaquin Sanchez mengkritik UEFA terkait hukuman yang mereka berikan kepada Malaga. Ia menilai badan tertinggi sepakbola Eropa ini hanya pilih kasih dalam memberikan hukuman.

Saat ini Malaga tengah melakukan banding terkait hukuman yang diberikan UEFA terkait kasus ketidakmampuan pembayaran gaji pemain serta para staf. Pasalnya, hukuman yang diberikan pihak UEFA dinilai mereka masih terlalu memberatkan - Malaga terancam mendapatkan hukuman larangan mengikuti kompetisi Eropa selama empat tahun.

Joaquin melihat bahwa timnya saat ini hanya dijadikan sebagai kambing hitam oleh para petinggi badan tertinggi sepak bola Eropa tersebut.

"UEFA menjadikan kami sebagai kambing hitam dalam proyek percontohan. Kami harus membayar kesalahan yang juga dilakukan oleh klub-klub lainnya," keluh Joaquin.

Winger Malaga ini pun yakin bahwa timnya bukanlah satu-satunya serta tim pertama yang terjerat dalam masalah seperti ini.

Marquez Dapat Pelajaran dari Sepang


Sepang - Rider debutan Honda, Marc Marquez, sempat terjatuh dari motor saat menjalani tes hari ketiga di Sirkuit Sepang. Ia menilai kecelakaan itu merupakan bagian dari pembelajaran.

Marquez tampil baik di tes resmi kedua MotoGP yang berlangsung di Sepang, 5-7 Februari kemarin. Di dua hari pertama, pebalap asal Spanyol itu berturut-turut menempati peringkat ketiga.

Sebuah insiden menimpa Marquez di hari terakhir tes. Ia mengalami kecelakaan di tikungan terakhir sirkuit Sepang.

Kendati bisa melanjutkan sesi uji coba, Marquez harus rela posisinya di hasil lengkap tes turun satu tingkat. Mencatatkan waktu dua menit 0,429 detik, juara dunia Moto2 musim lalu itu 0,536 detik lebih lambat dari rekan setimnya, Dani Pedrosa, yang mengukir waktu tercepat.

Seusai sesi tes, Marquez memberikan komentar mengenai kecelakaan yang dia alami. Pebalap 19 tahun itu menilai bahwa insiden itu merupakan bagian dari proses pembelajaran baginya untuk beradu cepat di ajang MotoGP.

"Saya mengalami kecelakaan pertama dengan motor MotoGP. Tapi kami tahu mengapa kecelakaan itu bisa terjadi dan hal terpenting adalah untuk mengerti itu," jelas Marquez kepada situs resmi MotoGP.

"Kami tahu bahwa kecelakaan pertama pada akhirnya akan terjadi. Dan saya sekarang tahu sekarang batas akhir penggunaan ban depan."


detik.com

Rossi Pede Bisa Bersaing dengan Lorenzo dan Pedrosa

Sepang - Hasil tes di Sirkuit Sepang membuat puas Valentino Rossi. Meski menyebut Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa berada di kelas yang beda, The Doctor pede dirinya akan bisa bersaing dengan dua rider tersebut.

Rossi menutup tes di Sepang dengan duduk di posisi tiga daftar pebalap tercepat di belakang Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Di dua hari pertama, pebalap Yamaha itu bertengger di posisi empat.

Seluruh capaian tersebut jadi indikasi positif buat Rossi untuk kembali ke persaingan papan atas MotoGP, setelah dua musim terakhir dia terpuruk bersama Ducati. 

"Pastinya saya masih harus melakukan banyak pekerjaan, terutama untuk bisa bersaing dengan Lorenzo dan Pedrosa," sahut Rossi.

"Jorge melakukan simulasi balap dengan hebat, di level yang sangat tinggi dan dia mengendarai motor dengan sangat baik. Jika saya harus melakukan simulasi balap hari ini, saya tidak akan bisa secepat dia," lanjut rider 33 tahun itu seperti dikutip dari Crash.

Dengan kompetisi musim baru akan digelar April mendatang, Rossi pun pede kalau saat seri mulai bergulir nanti dia akan punya kemampuan untuk berkompetisi dengan Lorenzo dan Pedrosa.

"Tapi bagaimanapun, bisa memulai musim dengan potensi, dan target yang sudah ditetapkan, untuk terus berkembang demi bisa bertarung dengan Pedrosa dan Lorenzo, ini adalah sebuah langkah yang bagus." tuntasnya.

detik.com